Posisi Imam dan Makmum Dalam Sholat Berjamaah
Sesungguhnya sebaik-baik umat manusia adalah umat Islam dan sebaik-baik generasi Umat Islam adalah generasi Rasulullah dan Shahabat.
Mereka sangat layak dan harus dijadikan teladan bagi kita generasi umat Islam paling bongkot (akhir zaman). Nah, dalah hal shalat berjama’ah, mereka mencontohkan posisi seperti ini:
Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, “Shalat seseorang dengan berjamaah itu dilipatgandakan (pahalanya) atas shalatnya yang dilakukan di rumah atau di pasarnya dengan kelipatan dua puluh lima kali. Yang demikian itu karena apabila ia menyempurnakan wudhu’nya dengan maksud untuk shalat (berjamaah), maka tiadalah ia melangkahkan kakinya selangkah melainkan terangkat untuknya satu derajat dan dihapuskan daripadanya satu kesalahannya. Lalu apabila ia melakukan shalat, maka senantiasalah Malaikat mendoakan atasnya, selama ia masih tetap berada di tempat shalatnya. (Doa Malaikat itu adalah), ‘Ya Allah, belas kasihanilah dia. Ya Allah, rahmatilah dia.’ Dan senantiasalah salah seorang kamu dianggap berada dalam shalat, selama ia menantikan shalat (berjamaah).” ( HR.Bukhari – Muslim )






Assalamu’alaikum :-)
postingan yang bagus akhi…
keep fight…
salam kenal :-)